2026-05-25
Kembali Muda Secara Alami dengan Operasi Mata Usia Menengah!
Simak kisah sukses peremajaan mata pada wanita usia 40-an melalui kombinasi Brow Lift, Koreksi Mata Non-insisi, dan Epicanthoplasty.

* Informasi Dasar
# Wanita usia 40-an
# Riwayat Medis: Tidak ada hal khusus
# Kondisi Saat Ini
- Kulit tipis dengan tingkat kekenduran yang tinggi
- Kekuatan otot pembuka mata lemah dan kelopak mata atas tampak bengkak/tebal
* Konsultasi
# Pasien memiliki banyak kekenduran kulit pada kelopak mata atas dan kekuatan otot pembuka mata yang lemah.
# Jika hanya melakukan ‘Blefaroplasti Atas’ (metode menghilangkan kulit kendur sambil membuat lipatan mata), kelopak mata yang bengkak akan semakin menonjol dan dapat menciptakan kesan lipatan mata yang kaku atau galak, sehingga diperlukan kehati-hatian.
# Rencananya adalah mengangkat kulit yang kendur dari bawah alis (Subbrow Lift) dan memperbaiki kekuatan otot pembuka mata melalui koreksi mata non-insisi.
# Karena adanya lipatan mongol yang membuat kesan wajah tampak tertutup/sesak, prosedur epicanthoplasty juga direncanakan bersamaan.
* Rencana Prosedur
# Subbrow Lift (Pengangkatan Alis Bawah)
# Koreksi Mata Non-insisi
# Epicanthoplasty (Anterior)







* Proses dan Perkembangan Operasi
# Subbrow Lift
- Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi kekenduran kulit.
- Sangat penting untuk tidak hanya memotong kulit, tetapi juga melakukan fiksasi periosteal agar kulit tidak kendur kembali dan memberikan hasil yang tahan lama.
# Koreksi Mata Non-insisi
- Tidak hanya membuat garis lipatan mata, tetapi juga memperbaiki kekuatan otot pembuka mata sehingga memberikan kesan pandangan yang lebih jelas.
# Secara keseluruhan, kelopak mata tampak lebih ringan dan segar, memberikan hasil peremajaan yang sangat alami dan memuaskan ^^
Konsultasi dan operasi harus dilakukan oleh spesialis bedah plastik!
VIBE yang terpancar dari pengalaman yang kaya
Direktur Utama Vibe Plastic Surgery, Dr. Yoo Young-moon
Vibe Plastic Surgery mematuhi undang-undang medis. Foto sebelum dan sesudah ini diambil di bawah kondisi yang sama dengan persetujuan pasien. Komplikasi dan efek samping seperti pendarahan, peradangan, infeksi, dan asimetri dapat terjadi setelah operasi dan bervariasi tergantung pada masing-masing individu, sehingga diperlukan kehati-hatian.