2026-05-24
Jangan Gunakan Selotip Kelopak Mata (Eyelid Tape)!!
Kasus koreksi mata dengan metode insisi untuk mengatasi kulit kelopak mata yang menebal dan kemerahan akibat penggunaan eyelid tape dalam jangka panjang.

* Informasi Dasar
# Wanita usia 20-an
# Kekuatan membuka mata: Sedikit lemah
# Ketebalan kulit: Kulit dalam kondisi merah dan menebal karena terlalu sering menggunakan selotip kelopak mata (eyelid tape) ㅠ
# Keluhan utama & keinginan: Ingin memiliki garis kelopak mata yang segar tanpa harus menggunakan eyelid tape~!
* Konsultasi
# Karena penggunaan eyelid tape yang terlalu lama, kondisi kulit menjadi sangat tebal dan kemerahan!
# Kami merencanakan ‘Koreksi Mata Metode Insisi’ untuk menciptakan kesan wajah yang jelas dan segar yang tidak akan terlepas.
# Karena kulitnya cenderung tebal, jika menggunakan metode non-insisi atau insisi parsial, ada risiko garis kelopak mata mudah terlepas atau menjadi kendur. Oleh karena itu, saya lebih merekomendasikan metode insisi!
# Eyelid tape sangat mengiritasi kulit, sehingga menggunakannya dalam jangka waktu lama sangatlah tidak baik! Semuanya, tolong jangan lakukan itu!!
* Rencana
# Koreksi Mata Metode Insisi
# Epicanthoplasty (Depan/Atas)






* Perkembangan Setelah Operasi
# Seiring terbentuknya garis kelopak mata yang alami, kekuatan membuka mata juga dikoreksi sehingga memberikan kesan wajah yang lebih jelas dan cerah.
# Saya sempat khawatir garis kelopak mata tidak akan terbentuk dengan baik karena kondisi kulit yang menebal, namun untungnya garis yang diinginkan berhasil terbentuk!
# Banyak orang khawatir bahwa operasi dengan metode insisi akan terlihat tidak alami, terlalu tebal, atau kaku. Namun, jika operasi dilakukan sesuai dengan indikasi yang tepat, Anda tidak perlu khawatir tentang bekas luka maupun aspek kealamiannya.
Konsultasi dan operasi harus dilakukan oleh spesialis bedah plastik!
Temukan Beauty VIBE Anda sendiri
Direktur Utama Vibe Plastic Surgery, Dr. Yoo Young-moon
Vibe Plastic Surgery mematuhi undang-undang medis. Foto sebelum dan sesudah ini diambil dalam kondisi yang sama dengan persetujuan pasien. Komplikasi dan efek samping seperti pendarahan, peradangan, infeksi, dan asimetri dapat terjadi setelah operasi dan dapat bervariasi tergantung pada masing-masing individu, sehingga diperlukan kehati-hatian.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Masalah apa yang bisa timbul dari penggunaan plester kelopak mata ganda yang berkepanjangan?
Ya, penggunaan plester kelopak mata ganda dalam jangka panjang dapat sangat mengiritasi kulit, dan dapat menyebabkan kulit menjadi merah dan menebal karena dermatitis kontak. Hal ini dapat mengganggu pembentukan garis kelopak mata ganda.
Apakah operasi kelopak mata ganda mungkin dilakukan meskipun kulit kelopak mata tebal?
Ya, itu mungkin. Jika kulit kelopak mata tebal, metode sayatan mungkin lebih direkomendasikan daripada metode non-sayatan atau sayatan parsial, karena metode tersebut memiliki risiko lebih tinggi untuk kendur atau terlepas. Metode sayatan dapat menciptakan garis yang jelas dan tidak mudah lepas.
Saya khawatir operasi kelopak mata ganda dengan sayatan akan terlihat tidak alami atau meninggalkan bekas luka.
Tidak, jika operasi dilakukan oleh dokter bedah plastik bersertifikat sesuai dengan indikasinya, Anda tidak perlu khawatir tentang bekas luka atau ketidakalamian. Sebaliknya, ini dapat membantu menciptakan kesan yang lebih jelas dan cerah.
Efek apa yang bisa saya harapkan dari operasi koreksi ptosis setelah menggunakan plester kelopak mata ganda?
Garis kelopak mata ganda yang alami akan terbentuk, sekaligus kekuatan membuka mata akan terkoreksi, sehingga dapat menciptakan kesan yang lebih jelas dan cerah. Anda juga bisa mendapatkan garis yang diinginkan bahkan pada kulit yang menebal.
Metode operasi apa yang diterapkan dalam kasus ini?
Dalam kasus ini, koreksi ptosis sayatan dan operasi epicanthoplasty/upper canthoplasty direncanakan. Ini bertujuan untuk memperbaiki kulit yang menebal dan kekuatan membuka mata yang lemah akibat penggunaan plester kelopak mata ganda.